Tidak ada kata terlambat untuk berlari: Perjalanan Yayuk, aktif berlari di usia 62 tahun
Updated: Oct 21

Perkenalkan, saya Yayuk. Saat ini, di usia 62 tahun, saya masih aktif berlari dan mengikuti berbagai lomba lari. Bagi saya, berlari bukan sekadar olahraga, tetapi juga salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bugar dan menikmati hidup dengan lebih aktif.

Saya mulai berlari pada tahun 2012, ketika usia saya menginjak 48 tahun. Saat itu, saya hanya mampu berlari sejauh 1,5 kilometer. Tentu saja, perjalanan saya tidak langsung seperti sekarang. Seiring waktu, saya terus mencoba dan membiasakan diri untuk berlari hingga akhirnya kini saya bisa berlari sejauh 5–10 kilometer dalam aktivitas sehari-hari.
Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik bagi diri sendiri. Kita tidak harus menunggu muda untuk mulai berolahraga. Yang terpenting adalah kemauan untuk memulai, konsistensi, dan kesediaan untuk terus bergerak sesuai kemampuan tubuh kita.

Ada satu hal yang juga menjadi harapan saya: saya ingin menjalani masa tua dengan tetap sehat dan mandiri. Saya berharap bisa terus melakukan aktivitas sehari-hari tanpa terlalu bergantung pada orang lain. Karena itu, saya ingin menjaga kebugaran sejak sekarang, selagi masih bisa.
Bagi saya, bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru, ini menjadi pengingat bahwa kesehatan perlu dijaga agar kita bisa menjalani hari-hari dengan lebih baik.
Pesan saya sederhana: tidak ada kata terlambat untuk mulai berlari. Ayo bergerak, jaga kebugaran tubuh, dan tetap aktif di usia berapa pun!


Comments